1

Binjai │ www.pa-binjai.go.id

Bertempat di Musholla Al Mizan Pengadilan Agama Binjai, Kamis pagi pukul 08.30 Wib hakim dan pegawai Pengadilan Agama Binjai meluangkan waktu sejenak untuk melaksanakan pembinaan mental dengan mendengarkan ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadzah Fatma Khalieda, S.Sy, hakim Pengadilan Agama Binjai. Dalam pembinaan mental ini, beliau menceritakan kisah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, yang bernama Abdullah Bin Rawahah.

Abdullah bin Rawahah merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang mahir membuat puisi, rangkaian kata-kata dalam syair-syair yang dibuatnya sangat bagus, tidak hanya itu Abdullah bin Rawahah rupanya sosok yang dikenal jujur dan tegas. Suatu ketika, Nabi Muhammad saw. menugaskan Abdullah bin Rawahah untuk mengecek harta benda masyarakat non muslim yang tinggal diwilayah muslim untuk keperluan penarikan pajak.

1

Abdullah bin Rawahah langsung berangkat dan mendatangi wilayah tersebut. Di sana, ia memeriksa dan menaksir jumlah kurma untuk disesuaikan dengan pajak yang harus mereka bayarkan. Saat tengah memeriksa jumlah kurma, masyarakat non muslim tersebut mencoba memberi suap kepada Abdullah bin Rawahah untuk mengurangi taksiran dan memberikan keringanan pajak. Namun, Abdullah bin Rahawah secara tegas langsung menolak suap yang ditawarkan. Ia menegaskan, harta suap adalah harta haram. Seperti hadis nabi "pemberi dan penerima suap dilaknat Allah".

Kisah Abdullah bin Rawahah diatas, harus juga dapat kita terapkan dan amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Dalam satu teori dinyatakan "kamu adalah apa yang kamu makan". Jika teori tersebut dikaitkan pada kesehatan, maka kalau kita memakan yang baik-baik dari hasil yang baik-baik (halal), maka perilaku yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari kita juga adalah sesuatu yang baik. Sebaliknya, apabila makanan yang masuk kedalam tubuh kita berasal dari sesatu yang haram, maka perilaku yang muncul dalam kehidupan kita sehari-hari adalah perilaku yang tidak baik.

1

“Karena itu, mari kita pelihara diri kita dan keluarga kita dari mengkonsumsi makanan yang bersumber dari harta yang tidak halal. Dan semoga Allah melindungi kita dari perbuatan yang Allah haramkan tersebut” kata ustadzah sebelum menutup ceramahnya.

Semoga keluarga Pengadilan Agama Binjai dapat mengamalkan dan menerapkan apa yang telah disampaikan ustadzah dalam pembinaannya/ceramahnya dan dengan kegiatan pembinaan mental ini dapat membangun mental spiritual dan menjadi perekat ukhuwah aparatur Pengadilan Agama Binjai. (Tim IT PA Binjai)

  • mamak-butet.jpg
  • muflih.jpg
  • ucapan-duka.jpg