1

Binjai, 2 Januari 2020. Menerima, memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara merupakan tupoksi pengadilan. Begitu pula halnya dengan Pengadilan Agama Binjai yang pada tahun 2019 menerima perkara sebanyak 627 perkara ditambah sisa tahun 2018 sebanya 45 perkara, maka beban yang ditangani Pengadilan Agama Binjai sebanyak 672 perkara.

 

Dengan jumlah hakim sebanyak 4 orang termasuk ketua dan wakil ketua, panitera/panitera muda/panitera pengganti sebanyak 6 orang dan kejurusitaan sebanyak 2 orang, Pengadilan Agama Binjai berhasil memutus dan menyelesaikan perkara sebanyak 636 perkara atau 94,64% dan menyisakan perkara tunggakan sebanyak 36 perkara atau 5,36%.

Program-program kerja di tahun 2019 juga telah dilaksanakan dengan baik. Bidang implementasi e-court Pengadilan Agama Binjai menerima 118 perkara secara online dan mendapat penghargaan terbaik ketiga di bidang impelementasi e-court dari Pengadilan Tinggi Agama Medan pada bulan Agustus 2019.

Pengadilan Agama Binjai juga meraih peringkat ketiga Responden Terbaik Publikasi Kota Binjai Dalam Angka 2019 yang diberikan Badan Pusat Statistik Kota Binjai. Dalam bidang keuangan Pengadilan Agama Binjai meraih peringkat pertama kategori pengelolaan rekening terbaik tahun 2019 yang diberikan oleh KPPN Medan II.

11

1

Ketua Pengadilan Agama Binjai saat ini (Masalan Bainon, S.Ag., M.H.) merupakan ketua yang dilantik pada bulan Mei 2019 menggantikan Dr. Hj. Sakwanah, S.Ag., M.H. yang mutasi menjadi wakil ketua Pengadilan Agama Stabat Kelas IB. Pria kelahiran Palembang ini pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Blambangan Umpu dan hakim di Pengadilan Agama Depok Kelas IA.

Belum genap satu bulan memimpin Pengadilan Agama Binjai, beliau sudah menggebrak dengan melaksanakan Family Gathering sekaligus Rapat Kerja dan Launching dua aplikasi inovasi Pengadilan Agama Binjai, yaitu “Apel Satu” (Aplikasi Pelayanan Satu Pintu) dan “SIAP” (Sistem Aplikasi Persuratan) di tepi Danau Toba, sengaja mengundang Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Dr. H. M. Syarif Mappiasse, S.H., M.H. yang melaunching kedua aplikasi tersebut. Kemudian saat ini kebijakan dan inovasi dari Ditjen Badilag yakni 9 aplikasi inovasi Ditjen Badilag, SIPP, e-court dan e-litigasi juga telah diimplementasikan dengan baik oleh Pengadilan Agama Binjai.

Pengadilan Agama Binjai telah melaksanakan assessment surveillance yang kedua pada bulan Nopember 2019 dan dapat mempertahankan nilai A Excellent pada assessment surveillance pertama pada tahun 2018.

Pengadilan Agama Binjai juga terus melaksanakan diklat ditempat kerja untuk hal-hal yang berkaitan dengan tupoksi dan telah melaksanakan simulasi tanggap darurat dan kebakaran pada 15 Nopember 2019.

Tupoksi yang dibarengi inovasi dan keinginan untuk berubah akan membuahkan hasil sebuah prestasi. Walaupun tidak banyak, prestasi yang telah diraih mampu menjadi penyemangat dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat pencari keadilan dan peningkatan kinerja Pengadilan Agama Binjai.

Tahun 2020 ini Pengadilan Agama Binjai akan berusaha maksimal meningkatkan kinerja sehingga semua tujuan dapat diraih dengan baik. Tetap semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengadilan Agama Binjai “BERTUAH”. (Tim IT PA Binjai)

  • 1-ketua.jpg
  • 2-waka.jpg
  • 3-hakim.jpg
  • 4-hakim.jpg
  • 5-indah.jpg
  • 6-bude.jpg
  • 7-ucapan-duka.jpg
  • 8-ucapan-duka-ketua.jpg
  • 10-ucapan-selamat-indra.jpg